Senin, 08 Agustus 2011

contoh BATIK


TUGAS KESENIAN

Disusun


 









                  Oleh:

Ø     Sry Wahyuny Umar L
Ø     X-6
Ø     SMAN 12 Makassar




Kata "seni" adalah sebuah kata yang semua orang di pastikan mengenalnya, walaupun dengan kadar pemahaman yang berbeda. Konon kabarnya kata seni berasal dari kata "SANI" yang kurang lebih artinya "Jiwa Yang Luhur/ Ketulusan jiwa".

1.PENGERTIAN SENI RUPA
            Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garisbidangbentuk,volumewarnatekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika. Unsur-unsur rupa tersebut tersusun menjadi satu dalam sebuah pola tertentu. Bentuk karya seni rupa merupakan keseluruhan unsur-unsur rupa yang tersusun dalam sebuah struktur atau komposisi yang bermakna. Unsur-unsur rupa tersebut bukan sekedar kumpulan atau akumulasi bagian-bagian yang tidak bermakna, akan tetapi dibuat sesuai dengan prinsip tertentu. Makna bentuk karya seni rupa tidak ditentukan oleh banyak atau sedikitnya unsur-unsur yang membentuknya, tetapi dari sifat struktur itu sendiri. Dengan kata lain kualitas keseluruhan sebuah karya seni lebih penting dari jumlah bagian-bagiannya.
          Seni Rupa dilihat dari segi fungsinya dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu  :
1.    Seni Murni
Karya seni rupa yang dibuat semata-mata untuk memenuhi kebutuhan artistik.Orang mencipta karya seni murni umumnya berfungsi sebagai sarana untuk mengekspresikan cita rasa estetik. Kebebasan berekspresi dalam seni murni sangat diutamakan. Yang tergolong dalam seni murni yaitu : seni lukis, seni patung, seni grafis dan sebagian seni kerajinan.
Contoh gambar, antara lain sebagai berikut :
a.      Tari Saman
samanaceh.jpg

b.      Tari Seudati
aceh.jpg
c.       Ulos (Kain Songket)
d.      Tari Serampang Dua Belas




e.      Tari Sekapur Sirih
f.        Kain Cual
g.      Batik Banten
h.      Relief Candi Borobudur



i.        Patung Suroboyo
j.        Topeng Reog
k.      Lukisan Bali


l.        Seni Lukis Anonym Bali oleh Djati Widodo)
m.     Leak Bali
n.      Telapak Tangan di Gua Leang-Leang



o.      Hiasan Rumah Adat Honai
p.      Gelang Anyaman Papua

2.    Seni Terapan atau Seni Pakai (applied art)
Karya seni rupa yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan praktis. Dalam pembuatan seni pakai biasanya faktor kegunaan lebih diutamakan daripada faktor keindahan atau artistiknya. Membuat karya seni terapan tampak lebih sulit dibandingkan karya seni murni. Hal itu mungkin karena membuat karya seni murni terasa lebih bebas dibanding membuat karya seni terapan karena tidak memperhitungkan fungsi. Akan tetapi sering pula terjadi sebaliknya, melukis bisa lebih sulit daripada membuat rumah tinggal. Contoh seni terapan yaitu : arsitektur, poster, keramik, baju, sepatu, dan lain-lain.
Contoh gambar, antara lain sebagai berikut :
a.      Rencong

b.      Lumpang
c.       Kain Tenun
d.      Jam Gadang





e.      Candi Muara Takus
f.        Senjata Badik Tumbuk Lado
g.      Tombak Trisula



h.      Senjata Golok
i.        Senjata Kujang
j.        Alat Musik Angklung


 





k.      Anyaman Aseupan


 






l.        Blangkon Jateng


 







m.    Candi Borobudur


 










n.      Senjata Clurit
o.      Rumah Banjar


 






p.      Rumah Besar/Souraja


 




                                                                                                        





2.PENGERTIAN SENI MUSIK
            Tidak sedikit orang yang menyukai seni musik. Selain lantunan nada-nadanya yang enak didengar, seni musik pun mampu menenangkan hati para pendengarnya. Pengertian seni musik amatlah luas. Seni merupakan hasil ungkapan rasa sedih, keindahan, gembira, dan lain sebagainya. Wujud seni pun dapat berupa lukisan, pahatan, grafis, tari, musik, dan lain-lain. Sedangkan musik adalah bunyi atau kesan terhadap sesuatu yang ditangkap oleh indra pendengar. Bunyi tersebut pada umumnya dihasilkan oleh alat musik atau media pendukungnya. Seni musik dapat diartikan sebagai suatu wujud karya dalam bentuk nada, serta memiliki tempo yang dapat diikuti oleh penikmatnya. Unsur bunyi merupakan elemen utama dalam seni musik. Unsur lainnya berupa melodi, harmoni, dan notasi. Sedangkan media seni musik adalah instrumen dan vokal. Bunyi yang dihasilkan pun bermacam-macam. Keanekaragaman alat musik merupakan warna indah yang menggugah penikmatnya. Selain itu, definisi sejati tentang musik juga bermacam-macam:
  • Bunyi/kesan terhadap sesuatu yang ditangkap oleh indera pendengar
  • Suatu karya seni dengan segenap unsur pokok dan pendukungnya.
  • Segala bunyi yang dihasilkan secara sengaja oleh seseorang atau kumpulan dan disajikan sebagai musik
Seni musik dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian, yaitu :
1.       Musik Traditional
Musik tradisional adalah musik yang hidup di masyarakat secara turun temurun, dipertahankan sebagai sarana hiburan. Tiga komponen yang saling memengaruhi diantaranya Seniman, musik itu sendiri dan masyarakat penikmatnya. Sedangkan maksudnya untuk memper-satukan persepsi antara pemikiran seniman dan masyarakat tentang usaha bersama dalam mengembangkan dan melestarikan seni musik tradisional. Menjadikan musik tradisional sebagai perbendaharaan seni di masyarakat sehingga musik tradisional lebih menyentuh pada sektor komersial umum. Kegiatan ini diharapkan mampu memberi kontribusi bagi peserta juga kepada masyarakat luas sehingga musik tradisional dapat berperan sebagai hiburan untuk menjalankan bisnis para pengusaha. Musik Tradisional juga adalah musik yang berkembang secara tradisional di kalangan suku-suku tertentu.
Sementara itu, instrumen musik sendiri terbagi menjadi beberapa kelompok. Diantaranya:
1). Instrumen Musik Perkusi
Perkusi adalah sebutan bagi semua instrumen musik yang teknik permainannya di pukul, baik menggunakan tangan maupun stik. Dalam hal ini beberapa instrumen musik yang tergolong dalam alat musik perkusi adalah Gamelan, Kendang, Kecapi, Arumba, Talempong, Sampek dan Kolintang, Rebana, Bedung, Jimbe dan lain sebagainya.

2). Instrumen Musik Gesek
Instrumen musik tradisional yang menggunakan teknik permainan digesek adalah Rebab. Rebab berasal dari daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jakarta (kesenian betawi). Rebab terbuat dari bahan kayu dan resonatornya ditutup dengan kulit tipis, mempunyai dua buah senar/dawai dan mempunyai tangga nada pentatonis. Instrumen musik tradisional lainnya yang mempunyai bentuk seperti rebab adalah Ohyan yang resonatornya terbuat dari tempurung kelapa. Rebab jenis ini dapat dijumpai di Bali, Jawa dan Kalimantan Selatan.
3). Instrumen Musik Tiup
Suling adalah instrumen musik tiup yang terbuat dari bambu hampir semua daerah di Indonesia dapat dijumpai alat musik ini. Saluang adalah alat musik tiup dari Sumatera Barat, serunai dapat dijumpai di Sumatera Utara, Kalimantan. Suling Lembang berasal dari daerah Toraja yang mempunyai panjang antara 40 – 100 cm dengan garis tengah 2 cm. Tarompet, serompet, selompret adalah jenis alat musik tiup yang mempunyai 4 – 6 lubang nada dan bagian untuk meniupnya berbentuk corong. Seni musik tradisional yang menggunakan alat musik seperti ini adalah kesenian rakyat Tapanuli, Jawa Barat, Jawa Timur, Madura dan Papua.
Contoh gambar instrumen musik traditional, antara lain :
a.      angklung1.jpgAngklung












b.      Balai Melayu
balai melayu.jpg
c.       biwa.jpegBiwa







d.      Gamelan


gamelan.jpeg
 




                                                                                             

e.      kendang.jpgKendang




f.        Rebana
rebana.jpg
g.      Sasando


sasando.jpg
 





                                                                                           

2.       Musik Modern
Musik modern adalah musik yang dibangun berdasarkan satu aturan komposisi yang jelas, seperti sistem notasi, tangganda, tekstur, serta instrumen yang dikenal masyarakat secara luas dan mudah dipelajari. Musik modern berbeda dengan musik traditional. Karena musik modern tidak lahir dari budaya suatu masyarakat tertentu. Selain itu musik modern bersifat terbuka. Artinya, komposisi dan gaya musik sangat dipengaruhi oleh berbagai pengalaman musikal para musisi dari setiap masa. Dengan demikian, kritik terhadap suatu komposisi tertentu menjadi hal yang biasa dilakukan. Tidak mengherankan, suatu komposisi atau gaya musik modern tertentu menjadi menjadi hilang atau ditinggalkan oleh masyarakat dan diganti dengan gaya musik yang baru.

Berdasarkan sifat tersebut, para ahli musik mengkategorikan musik modern sebagai musik populer, yaitu musik yang sedang disenangi masyarakat pada kurun waktu tertentu. Antara lain, yaitu :
1). Musik Jazz
2). Musik Rhythm and Blues (Rn’B)
3). Musik Pop
4). Musik Rock
5). Musik Country
6). Musik Reggae

Contoh gambar instrumen musik modern, antara lain :
a.      biola.jpgBiola

     








b.      Calempong
calempong.jpg
c.       Cello


cello.JPG
 









d.      drum1.jpgDrum






e.      Gitar
gitar.jpg
f.        Oboe


oboe.jpg
 







g.      Piano


piano.jpg
 










h.      Terompet


terompet.jpg
 








                                                                                              















3.PENGERTIAN SENI TARI
     Seni tari adalah keindahan ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan berbentuk gerak tubuh yang diperhalus melalui estetika. Tari sering kita lihat dalam berbagai acara baik melalui media televisi (TV), maupun berbagai kegiatan lain seperti pada acara khusus berupa pergelaran tari,dan acara  tontonan dalam kegaiatan kenegaraan maupun acara-acara yang berkaitan dengan keagamaan, perkawinan maupun pesta lain yang berhubungan dengan adat. Tari merupakan salah satu cabang seni, di mana media ungkap yang digunakan adalah tubuh. Tari mendapat perhatian besar di masyarakat. Tari ibarat bahasa gerak  merupakan alat ekspresi manusia sebagai media komunikasi yang universal dan dapat dinikmati oleh siapa saja, pada waktu kapan saja. Sebagai sarana komunikasi, tari memiliki peranan yang penting dalam kehidupan masyarakat. Pada berbagai acara tari dapat berfungsi menurut kepentingannya. Masyarakat membutuhkan tari bukan saja sebagai kepuasan estetis, melainkan dibutuhkan juga sebagai sarana upacara Agama dan Adat. Apabila disimak secara khusus, tari membuat seseorang tergerak untuk mengikuti irama tari, gerak tari, maupun unjuk kemampuan, dan kemauan kepada umum secara jelas. Tari memberikan penghayatan rasa, empati, simpati, dan kepuasan tersendiri terutama bagi pendukungnya.
            Seni tari dikelompokkan menjadi 3 bagian, antara lain :
1.       Tari Traditional

Tarian traditional adalah tarian yang terdapat di berbagai daerah di Nusantara yang berhubungan dengan pola kehidupan setempat. Seni tari tradisional kita pun sarat akan nilai moral dan sosial. Selalu ada cerita yang ingin disampaikan melalui gerakan-gerakan tubuh yang indah itu. Tak jarang di suatu lingkungan tertentu ada tarian yang tidak sembarang orang dapat menarikannya. Oleh karenanya itu, tarian-tarian yang ada di setiap daerah mempunyai nilai historis (sejarah) dan nilai kemasyarakatan tertentu. Nilai-nilai inilah yang kemudian dikembangkan oleh para seniman tari daerah menjadi sebuah tarian yang indah. Dengan demikian tarian-tarian di Nusantara mempunyai peran dan fungsi dalam perkembangan pola hidup masyarakat traditional di Nusantara.










Contoh gambar tari traditional, antara lain :
a.      Tari Jaipong
              jaipong.jpg
b.      Tari Jangget
             jangget.jpg
c.       Tari Merak



merak.jpg
 




 
                                                                                               


d.      Tari Serimpi
              serimpi.jpg
e.      Tari Piring
               tari piring.jpg
f.        Tari Remong


tari remong.jpg
 






                                                                                                 
g.      Tari Topeng
             topeng.jpg

2.    Tari Modern

Tarian modern adalah sebuah istilah yang digunakan secara luas di Amerika dan Inggris untuk mendenotasikan tari yang tidak berbasis pada aliran akademis ballet klasik. Sepanjang awal abad ke-20, praktisi seperti Isadora Duncan, Ruth St Denis, Martha Graham dan Doris Humphrey, tari modern berkembang (sebagai sebuah aliran) yang berseberangan dengan ballet klasik, dengan menolak formalitas struktur dan kadang juga ketidakseriusan secara tematik dalam ballet klasik. Para perintis tari modern sengaja menjauhi hirarki kaku dalam ballet, dan lebih menyukai gaya gerakan yang lebih bebas misalnya lebih menyukai (menari dengan) kaki telanjang ketimbang bersepatu pointe. Orang-orang seperti Graham dan Humphrey mengembangkan metode-metode mereka sendiri dalam mengajar teknik baru yang diperlukan untuk menciptakan koreografi mereka. Subyek awal dari karya mereka seringkali sesuatu yang politis atau psikologis (Graham terutama dipengaruhi oleh psikologi Jungian dalam tariannya).

Contoh gambar tari modern, antara lain :
a.      balet.jpgBalet


 
                                                                                    
b.      Break Dance
break dance 2.jpg
c.       Cha-Cha
cha-cha 2.JPG
d.      dong feng.jpgDong Feng








e.      Modern Dance
modern dance.jpg
f.        penari latar 2.jpgPenari Latar










                                                                                                             

g.      Samba
samba 2.jpg
h.      tari kelly.jpgTari Kelly











3.    Tari Kreasi

Tari kreasi baru adalah tari-tariklasik yamg dikembangkan sesuai dengan  perkembangan jaman dan diberi nafas Indonesia baru. Atau dapat juga diartikan sebagai tarian yang telah mengalami penggarapan lebih baru yang berpijak dari tarian yang berkembang sebelumnya. Tari kreasi biasanya disusun berdasarkan atas tari rakyat dan tari klasik.

          Contoh gambar tari kreasi, antara lain :
a.      Tari Kupu-kupu
                  kupu-kupu.jpg




b.   Tari Manipuri


manipuri 1.jpg
 




                                                                                                                
c.               Tari Merak
                  merak.jpg
d.         nirmala.jpgTari Nirmala











e.          Tari Ongkek Manis


ongkek manis.jpg
 









                                                                                                                                                           
f.           Tari Roro Ngigel
                          roro ngigel.jpg

4.TEATER
            Teater (bahasa Inggris: theater atau theatre, bahasa Perancis théâtre berasal dari kata theatron (θέατρον) dari bahasa Yunani, yang berarti "tempat untuk menonton").awalnya sendiri diperkenalkan pada kultus dyonisius,awalnya sebagai ritual upacara pengorbanan domba/lembu kepada Dyonisius dan nyanyian yang digunakan pada masa itu disebut "tragedi".dalam perkembangannya Dyonisius dewa yang berwujud hewan itu kemudian berubah menjadi manusia dan dipuja sebagai dewa anggur dan kesuburan.[1] adalah cabang dari seni pertunjukan yang berkaitan dengan akting/seni peran di depan penonton dengan menggunakan gabungan dari ucapan, gestur (gerak tubuh), mimik, boneka, musik, tari dan lain-lain. Bernard Beckerman, kepala departemen drama di Universitas Hofstra, New York, dalam bukunya, Dynamics of Drama, mendefinisikan teater sebagai " yang terjadi ketika seorang manusia atau lebih, terisolasi dalam suatu waktu/atau ruang, menghadirkan diri mereka pada orang lain." Teater bisa juga berbentuk: ketoprak, ludruk, sandiwara (radio, televisi),opera, ballet, mime, kabuki, pertunjukan boneka, tari India klasik, Kunqu, mummers play, improvisasi performance serta pantomim.







*SEKIAN*

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Elf Coupons